Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

GOOGLE TRANSLATE....

Sunday, November 19, 2017

BERTEMU DENGAN GURU SEJATI YANG BERADA DI SUKMA SEJATI KITA PALING DALAM


Memakai Bahasa Jawa = Memakai Bahasa Arab

Pemomong = Pembimbing
Pancer = Guru Sejati
Sukma = Roh
Kang langgeng tan owah gingsir = yang abadi konsisten tidak berubah-rubah
Sir = Rasa
Ruhul Kudus = Roh Suci
Nafs = hawa / Jiwa
Ruh Al Quds = Sukma Sejati
An Nafs al-muthmainah = Penasihat Spiritual
Raga / basyor = Jasad / Organ
Kareping rahsa = Kehendak hati nurani
rahsaning karep = Hawa nafsu


Manusia memiliki PEMBIMBING KEBENARAN yang disebut sebagai GURU SEJATI. Guru Sejati berdiri sendiri menjadi pendamping dan membimbing Roh Manusia. Sukma di siram "air suci" oleh Guru Sejati sehingga Sukma menjadi Sukma Sejati


Guru Sejati memiliki fungsi sebagai sumber " Pelita' Kehidupn.

Guru Sejati layak dipercayai sebagai GURU kerana ia bersifat teguh dan memiliki hakekat 'Sifat-sifat Tuhan' (Frekuensi Kebaikan) yang abadi tetap tidak berubah.

Guru Sejati adalah 'data Pancaran (Projector) dari rasa yang merupakan rasa yang sumbernya adalah kehendak Tuhan. Terminologi Jawa menyebutnya sebagai RASA SEJATI. Tidak diragukan apabila peranan Guru Sejati akan 'mewarnai' energi hidup atau roh menjadi energi suci. Roh Sejati telah mendapat 'Petunjuk' Tuhan dalam konteks ini adalah hakikat Rasa Sejati, Maka peranan Roh tersebut tidak lain sebagai 'Utusan Tuhan'

Jiwa, nafs yang diperkuat dengan Sukma Sejati perlu didampingi Guru Sejati kerana ia dapat dikalahkan oleh Nafsu yang berasal daripada Jasad manusia. Jiwa yang ditundukkan oleh nafsu hanya akan berubah karekternya menjadi jahat.

Ilmu seseorang dikatakan sudah mencapai puncaknya apabila sudah bertemu Guru Sejati. wujudnya mirip dengan diri kita sendiri Melihat diri sendiri menjelma menjadi DUA seperti melihat cermin.
Bagi yang dapat merasa Sukma, maka akan melihat kembarannya yang mirip sukma atau badan halusnya sendiri. Wujud kembaran itulah entitas Guru Sejati kerana Guru Sejati memiliki sifat hakekat Tuhan, maka segala nasehatnya akat tepat dan benar adanya. Tidak akan menyesatkan.

Jika masih belum bertemu Guru Sejati, ianya akan mengirim getaran melalui Hati Nurani. Suara Hati Nurani anda sendiri akan memperoleh petunjuk penting bagi permasalahan yang dihadapi. Sekiranya kurang mengasah ketajaman batin maka sulit untuk membedakan apakah yang dirasakan merupakan kehendaak hati Nurani atau kemauan hati atau hawa nafsu. Orang yang dapat bertemu langsung dengan Guru Sejatinya sendiri, hanyalah orang-orang terpilih.

PENCAPAIAN SPIRITUALITAS TINGGI

Keberhasilan mengolah Guru Sejati dicapai apabila kita sudah benar-benar 'lepas' dari tubuh. Jiwa yang telah merdeka dari penjajahan Jasad. Ini bukan bererti kita meninggalkan segala kegiatan dan kehidupan duniawi. Sebaliknya, kehidupan duniawi menjadi modal atau bekal utama meraih kemuliaan baik di dunia maupun kelak setelah ajal tiba Maka seluruh kegiatan dan kehidupan duniawi sudah tidak dicemari oleh hawa nafsu. Hendaklah memposisikan diri bukan sebagai seteruNya tetapi sekutuNya.

Orang yang memiliki kesedaran Spiritual , hakekat kehendaknya merupakan kehendak Tuhan, Apa yang dikatakan menjadi terwujud, Setiap doa akan terkabul. Ucapannya diumpama 'ludah api' yang diucapkan pasti terwujud. Kalimatnya menjadi 'Sabda Pendita Ratu', selalu menjadi kenyataan,

Mata (batin) kita akan melihat apa-apa yang menjadi rahsia alam semesta, sekalipun tertutup oleh pandangan visual manusia maupun teknologi.

Tanda-tanda pencapaian itu antara lain, kadang seseorang diizinkan Tuhan untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang, melalui vision, mimpi, maupun getaran hati nurani. Semua itu dapat merupakan petunjuk Tuhan

Ilmu bathin dan mata bathin dikatakan sudah mencapai puncaknya apabila sudah bisa menemui wujud Guru Sejati. Guru Sejati benar-benar bisa mewujud dalam bentuk “halus dan becahaya sangat terang", wujudnya mirip dengan diri kita sendiri. Mungkin sebagian pembaca yang budiman ada yang secara sengaja atau tidak pernah menyaksikan, berdialog, atau sekedar melihat diri sendiri tampak menjelma menjadi dua, seperti melihat cermin. Itulah Guru Sejati anda. Atau bagi yang dapat meraga sukma, maka akan melihat kembarannya yang mirip sukma atau badan halusnya sendiri. Wujud kembaran (berbeda dengan konsep sedulur kembar) itu lah entitas Guru Sejati. Karena Guru Sejati memiliki sifat hakekat Tuhan, maka segala nasehatnya akan tepat dan benar adanya. Tidak akan menyesatkan. Oleh sebab itu bagi yang dapat bertemu Guru Sejati, saran dan nasehatnya layak diikuti. Bagi yang belum bisa bertemu Guru Sejati, anda jangan pesimis, sebab Guru Sejati akan selalu mengirim pesan-pesan berupa sinyal dan getaran melalui Hati Nurani anda. Maka anda dapat mencermati suara hati nurani anda sendiri untuk memperoleh petunjuk penting bagi permasalahan yang anda hadapi.

Namun permasalahannya, jika kita kurang mengasah ketajaman batin, sulit untuk membedakan apakah yang kita rasakan merupakan kehendak hati nurani (kareping rahsa) ataukah kemauan hati atau hawa nafsu (rahsaning karep). Artinya,Guru Sejati menggerakkan suara hati nurani yang diidentifikasi pula sebagai kareping rahsa atau kehendak rasa (petunjuk Tuhan) sedangkan hawa nafsu tidak lain merupakan rahsaning karep atau rasanya keinginan.

Sarat utama kita bertemu denganGuru Sejati kita adalah dengan lakuprihatin; yakni selalu mengolah rahsa,mesu budi, maladihening, mengolah batin dengan cara membersihkan hati dari hawa nafsu, dan menjaga kesucian jiwa dan raga. Sebab orang yang dapat bertemu langsung dengan Guru Sejati nya sendiri, hanyalah orang-orang yang terpilih dan pinilih.

SEDULUR; PAPAT KEBLAT, LIMA PANCER

Atau Keblat Papat,Lima Pancer, di lain sisi diartikan juga sebagai kesadaran mikrokosmos. Dalam diri manusia (inner world) sedulur papat sebagai perlambang empat unsur badan manusia yang mengiringi seseorang sejak dilahirkan di muka bumi. Sebelum bayi lahir akan didahului oleh keluarnya air ketuban atau air kawah. Setelah bayi keluar dari rahim ibu, akan segera disusul oleh plasenta atauari-ari. Sewaktu bayi lahir juga disertai keluarnya darah dan daging. Maka sedulur papat terdiri dari unsur kawah sebagai kakak, ari-ari sebagai adik, dan darah-daging sebagai dulur kembarnya. Jika ke-empat unsur disatukan maka jadilah jasad, yang kemudian dihidupkan oleh roh sebagai unsur kelima yakni pancer. Konsepsi tersebut kemudian dihubungkan dengan hakekat doa; dalam pandangan Jawa doa merupakan niat atau kebulatan tekad yang harus melibatkan unsur semua unsur raga dan jiwa secara kompak. Maka untuk mengawali suatu pekerjaan disebut dibutuhkan sikap amateg aji (niat ingsun) atau artikulasi kemantaban niat dalam mengawali segala sesuatu kegiatan/rencana/usaha). Itulah alasan mengapa dalam tradisi Jawa untuk mengawali suatu pekerjaan berat maupun ringan diawali dengan mengucap; kakang kawah adi ari-ari, kadhangku kang lahir nunggal sedino lan kadhangku kang lahir nunggal sewengi, sedulurku papat kiblat, kelimo pancer…ewang-ewangono aku..saperlu ono gawe ….

MENGOLAH GURU SEJATI

Guru Sejati yakni rahsa sejati; meretas ke dalam sukma sejati, atau sukma suci, kira-kira sepadan dengan makna roh kudus (ruhul kudus/ruh al quds). Kita mendayagunakan Guru Sejati kita dengan cara mengarahkan kekuatan metafisik sedulur papat (dalam lingkup mikrokosmos) untuk selalu waspada dan jangan sampai tunduk oleh hawa nafsu. Bersamaan menyatukan kekuatan mikrokosmos dengan kekuatan makrokosmos yakni papat keblat alam semesta yang berupa energi alam dari empat arah mata angin, lantas melebur ke dalam kekuatan pancer yang bersifat transenden (Tuhan Yang Mahakuasa). Setiap orang bisa bertemu Guru Sejatinya, dengan syarat kita dapat menguasai hawa nafsu negatif; nafsu lauwamah (nafsu serakah; makan, minum, kebutuhan ragawi), amarah (nafsu angkara murka), supiyah (mengejar kenikmatan duniawi) dan mengapai nafsu positif dalam sukma sejati (al mutmainah). Sehingga jasad dan nafs/hawa nafsu lah yang harus mengikuti kehendak sukma sejati untuk menyamakan frekuensinya dengan gelombang Yang Maha Suci. Sukma menjadi suci tatkala sukma kita sesuai dengan karakter dan sifat hakekat gelombang Dzat Yang Maha Suci, yang telah meretas ke dalam sifat hakekat Guru Sejati. Yakni sifat-sifat Sang Khaliq yang (minimal) meliputi 20 sifat.

BERLARI MENUJU ALLAH AGAR SELALU DEKAT ALLAH.

Sebagai upaya dekat ALLAH atau manunggaling kawula gusti, segenap upaya awal dapat dilakukan seperti melalui ritual mesu budi, maladihening, tarak brata, tapa brata, puja brata, bangun di dalam tidur, sembahyang di dalam bekerja. Tujuannya agar supaya mencapai tataran hakekat yakni dengan meninggalkan nafsul lauwamah, amarah, supiyah, dan menggapai nafsul mutmainah. Kejawen mengajarkan bahwa sepanjang hidup manusia hendaknya laksana berada dalam “bulan suci Ramadhan”. Artinya, semangat dan kegigihan melakukan kebaikan, membelenggu setan (hawa nafsu) hendaknya dilakukan sepanjang hidupnya, jangan hanya sebulan dalam setahun. Selesai puasa lantas lepas kendali lagi. Pencapaian hidup manusia pada tataran tarekat dan hakikat secara intensif akan mendapat hadiah berupa kesucian ilmu makrifat. Suatu saat nanti, jika Tuhan telah menetapkan kehendakNya, manusia dapat ‘menyelam’ ke dalam tataran tertinggi yakni makna kodratullah. Yakni substansi dari manunggaling kawula gusti sebagai ajaran paling mendasar dalam ilmu Kejawen khususnya dalam anasir ajaran Syeh Siti Jenar. Manunggling Kawula Gusti = bersatunya Dzat Pencipta ke dalam diri mahluk. Pancaran Dzat telah bersemayan menerangi ke dalam Guru Sejati, sukma sejati.

TANDA PENCAPAIAN SPIRITUALITAS TINGGI

Keberhasilan mengolah Guru Sejati, tatarannya akan dapat dicapai apabila kita sudah benar-benar ‘lepas’ dari basyor atau raga/tubuh. Yakni jiwa yang telah merdeka dari penjajahan jasad. Bukan berarti kita harus meninggalkan segala kegiatan dan aktivitas kehidupan duniawi, itu salah besar !! Sebaliknya, kehidupan duniawi menjadi modal atau bekal utama meraih kemuliaan baik di dunia maupun kelak setelah ajal tiba. Maka seluruh kegiatan dan aktivitas kehidupan duniawi sudah tidak dicemari oleh hawa nafsu. Kebaikan yang dilakukan tidak didasari “pamrih”; sekalipun dengan mengharap-harap iming-iming pahala-surga, atau takut ancaman dosa-neraka. Melainkan kesadaran makrokosmos dan mikrokosmos akan kodrat manusia sebagai makhluk Tuhan, hendaklah memposisikan diri bukan sebagai seteruNya, tetapi sebagai “sekutuNya”, sepadan dan merasuk ke dalam gelombang Ilahiah. Kesadaran spiritual bahwa kemuliaan hidup kita apabila kita dapat bermanfaat untuk kebaikan bagi sesama tanpa membeda-bedakan masalah sara. Orang yang memiliki kesadaran demikian, hakekat kehendaknya merupakan kehendak Tuhan. Apa yang dikatakan menjadi terwujud, setiap doa akan terkabul. Ucapannya diumpamakan “idu geni” (ludah api) yang diucapkan pasti terwujud. Kalimatnya menjadi “Sabda Pendita Ratu”, selalu menjadi kenyataan.

Selain itu, tataran tinggi pencapaian “ilmu batin/spiritual” dapat ditandai apabila kita dapat menjumpai wujud “diri” kita sendiri, yang tidak lain adalah Guru Sejatikita. Lebih dari itu, kita dapat berdialog dengan Guru Sejati untuk mendengarkan nasehat-nasehatnya, petuah dan petunjuknya. Guru sejati berperan sebagai “mursyid” yang tidak akan pernah bicara omong kosong dan sesat, sebab Guru Sejatisejatinya adalah pancaran dari gelombang Yang Maha Suci. Di sana lah, kita sudah dekat dengan relung ’sastra jendra hayuning rat’ yakni ilmu linuwih, “ibu” dari dari segala macam ilmu, karena mata (batin) kita akan melihat apa-apa yang menjadi rahasia alam semesta, sekalipun tertutup oleh pandangan visual manusia maupun teknologi.

Tanda-tanda pencapaian itu antara lain, kadang seseorang diizinkan Tuhan untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang, melalui vision, mimpi, maupun getaran hati nurani. Semua itu dapat merupakan petunjuk Tuhan. Maka tidak aneh apabila di masa silam nenek moyang kita, para leluhur bumi nusantara yang memperoleh kawaskitan, kemudian menuangkannya dalam berbagai karya sastra kuno berupa; suluk, serat, dan jangka atau ramalan (prediksi). Jangka atau prediksi diterima oleh budaya Jawa sebagai anugerah besar dari Tuhan, terkadang dianggap sebagai peringatan Tuhan, agar supaya manusia dapat mengkoreksi diri, hati-hati, selalu eling-waspadha dan melakukan langkah antisipasi.

PENTINGKAH GURU SEJATI ?

Peran Guru Sejati sudah jelas saya paparkan di awal pembahasan ini. Namun demikian perlu kami kemukakan betapa pentingnya Guru Sejati dalam kehidupan kita yang penuh ranjau ini. Perahu kehidupan kita berlabuh dalam samudra kehidupan yang penuh dengan marabahaya. Kita harus selalu eling danwaspadha, sebab setiap saat kemungkinan terburuk dapat menimpa siapa saja yang lengah. Guru Sejati akan selalu memberi peringatan kepada kita akan marabahaya yang mengancam diri kita. Guru Sejati akan mengarahkan kita agar terhindar dari malapetaka, dan bagaimana jalan keluar harus ditempuh. Karena Guru Sejati merupakan entitas zat atau energi kebaikan dari pancaran cahaya Illahi, maka Guru Sejati memiliki kewaskitaan luarbiasa.Guru Sejati sangat cermat mengidentifikasi masalah, dan memiliki ketepatan tinggi dalam mengambil keputusan dan jalan keluar. Biasanya Guru Sejati “bekerja” secara preventif antisipatif, membimbing kita agar supaya tidak melangkah menuju kepada hal-hal yang akan berujung pada kesengsaraan, malapetaka, atau musibah.

ANASIR ASING

Konsep tentang guru sejati sebagaimana ajaran Jawa, dapat ditelusuri melalui konsep sedulur papat lima pancer, dalam konsep pewayangan yang makna dan hakikatnya dapat dipelajari sebagaimana tokoh dalam Pendawa Lima (lihat dalam tulisan Pusaka Kalimasadha). Namun demikian, dalam perjalanannya mengalami pasang surut dan proses dialektika dengan anasir asing yakni; Hindu, Budha, Arab. Leluhur bangsa kita memiliki karakter selalu positif thinking, toleransi tinggi, andap asor. Sehingga nenek moyang kita, para leluhur yang masih peduli dengan kearifan lokal, secara arif dan bijaksana mereka tampil sebagai penyelaras sekaligus cagar kebudayaan Jawa. Setelah Islam masuk ke Nusantara, ajaran Kejawen mendapat anasir Arab dan terjadi sinkretisme, sedulur papat keblat kemudian diartikan pula sebagai empat macam nafsu manusia yakni nafsu lauwamah (biologis), amarah (angkara murka), supiyah (kenikmatan/birahi/psikologis), dan mutmainah (kemurnian dan kejujuran). Sedangkan ke lima yakni pancer diwujudkan dalam dimensi nafsu mulhimah (sebagai pengendali utama atautali suh atas keempat nafsu sebelumnya. Konvergensi antara Kejawen dengan tradisi Arab disusunlah klasifikasi sifat-sifat nafsu jasadiah di atas dengan diaplikasikan ke dalam lambang aslinya yakni tokoh wayang; 1. Lauwamah = Dosomuko, 2. Amarah = Kumbokarno, 3. Supiyah = Sarpo Kenoko, 4. Mutma’inah = Gunawan Wibisono.

Tulisan ini saya persembahkan kepada seluruh pembaca yang budiman sebagai penambah referensi atau open source.

RAMALAN SHIO TAHUN 2018 ANJING TANAH


RAMALAN KEADAAN NEGARA INDONESIA 
DAN RAMALAN PERUNTUNGAN 12 SHIO DI TAHUN 2018 ANJING TANAH.

RAMALAN KEADAAN NEGARA INDONESIA

BLOGGER SKILL DEWA akan melihat dan meramal tahun 2018.
Tahun Anjing Tanah 2569 Imlek akan dimulai sejak 16 Februari 2018 hingga 4 Februari 2019. 
Pertama bila diamati tahun 2018 ditempati oleh WUXU. Keduanya berunsur tanah sehingga kurang baik bagi negara kita. Terutama melambangkan permasalahan ekonomi. Maka dari itu harus HATI-HATI, kemungkinan negara dapat mengalami kesulitan dalam ekonomi. Misalnya ekonomi bertambah lesu. Oleh karena itu PEMERINTAH HARUS MELAKUKAN ANTISIPASI KEPUTUSAN EKONOMI TERBAIK BAGI HAL INI. BAGI PELAKU DUNIA USAHA PERLU BERSABAR JANGAN BERTINDAK GEGABAH DAN TERBURU-BURU, KARENA KEMAJUAN EKONOMI KEMUNGKINAN MELAMBAT.

Meskipun nampak akan ada perbaikan, kemajuan ekonomi akan lambat. Dengan kata lain, akan tetap lesu. Karenanya, kedua ramalan kurang lebih bersesuaian, maka kita jangan terlalu mengharapkan prospek yang baik di tahun 2018. Sebaiknya, jangan menetapkan target terlalu berani. Tanah sendiri melambangkan hambatan. Berbagai target dan tujuan di tahun 2018 mungkin tidak akan terlaksana. Tahun 2018 merupakan tahun dengan Cabang Bumi Xu. Dengan Cabang Bumi Wu di pilar bulan akan membentuk struktur Setengah Api (Wu-Xu). Namun tidak bisa mengalami transformasi (gagal bertransformasi). Oleh karenanya, kita boleh menafsirkan bahwa kepala negara atau pemerintah akan dipusingkan oleh berbagai hal. Berbagai pihak yang bertentangan atau berseberangan dengan pemerintah kemungkinan akan melakukan berbagai rongrongan, namun semua itu akan gagal.

Sebagai tambahan, karena air merupakan elemen baik bagi negara kita, maka kemaritiman perlu semakin ditingkatkan serta dikembangkan.
Terlepas dari semua itu, apa yang dipaparkan di sini hanyalah semata-mata ramalan dan belum tentu terbukti kebenarannya. 

RAMALAN PERUNTUNGAN 12 SHIO DI TAHUN 2018 ANJING TANAH.
SHIO YANG CIONG DI TAHUN 2018 = NAGA, ANJING, KERBAU, KAMBING.

Prediksi ramalan peruntungan tahun 2018 untuk shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi, akan membuat Anda menyadari potensi apa saja yang tersimpan untuk Anda.

RAMALAN ORANG SHIO TIKUS DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang yang bershio tikus masih bisa memetik sedikit hasil berkat kerja kerasnya. Jaga pengeluaran dan kelola pengeluaran dengan baik, niscaya akan keluar dari permasalahan KEUANGAN.

RAMALAN ORANG SHIO KERBAU DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio kerbau harus megalami tahun yang penuh konflik. Banyak beban tekanan dan ada kehilangan. Bisa terjadi salah paham dalam keluarga atau tempat kerja. Ini bukan tahun yang manis dan baik bagi kerbau untuk merintis usaha baru.

RAMALAN ORANG SHIO MACAN DI TAHUN 2018
Tahun anjing merupakan tahun yang baik bagi orang shio macan, karena mendapat pertolongan dari rekan dan teman yang menguntungkan. Segala kerja keras akan menuai hasil yang menggembirakan. Mendapat pengakuan dan kemajuan karier pada tahun ini.

RAMALAN ORANG SHIO KELINCI DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio kelinci berhasil keluar dari masalah yang mengguncang tahun sebelumnya. Namun sedikit halangan kecil tapi bisa teratasi. Jangan ada putus asa, karena tahun ini ada pemasukan dan ada kemajuan dalam karier.

RAMALAN ORANG SHIO NAGA DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio naga mengalami kemunduran. Ketidak mujuran datang meyapa. Sebaiknya diam untuk menghindari kerugian yang tidak berarti. Hindari segala spekulasi, membangun bisnis baru, atau pindah rumah yang lebih menguntungkan. Pernikahan tahun ini tidak dianjurkan .

RAMALAN ORANG SHIO ULAR DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang  shio ular masih menikmati hasil kesuksesan dari tahun sebelumnya. Dalam pekerjaan dan karier masih bisa bersinar, karena akan ada kesibukan baru yang menguntungkan di tahun ini.

RAMALAN ORANG SHIO KUDA DI TAHUN 2018
Pda tahun anjing, orang shio kuda mendapat pengakuan dan promosi jabatan. Bagi yang masih studi ini waktu baik untuk meraih beasiswa dan medapat penghargaan akademik. Tahun yang sangat baik bagi orang bershio kuda.

RAMALAN ORANG  SHIO KAMBING DI TAHUN 2018
Pda tahun anjing, ada gumpalan awan gelap menyelimuti orang bershio anjing. Kegagalan dan kemunduran dalam usaha menjadikan orang shio kambing terhimpit masalah finansial. Investasi ada masalah dan bidang lain juga bermasalah sehingga membawa efek pada kesehatan. Tahun ini harus waspada dan hati-hati.

RAMALAN ORANG SHIO MONYET DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio monyet mengalami keresahan lalu teman-temannya mengambil manfaat dari keresahannya. Finansial mengalami sedikit penurunan dibanding tahum sebelumnya. Hindari investasi yang merugi, dan ada kebimbangan dalam usaha dan investasi. Tetapi harus tetap tenang dan sabar untuk menjalaninya untuk menjaga tidak terlalu menurun.

RAMALAN ORANG SHIO AYAM DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio ayam mengalami pasang surut. Meskipun ada kabar baik, kadang ada keresahan muncul. Bagi orang shio ayam tahun ini merupakan tahun harus kerja keras dan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan popularitasnya.

RAMALAN ORANG SHIO ANJING  DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, orang shio anjing masih merasakan keresahan yang berlanjut dari tahun sebelumnya. Tapi kerugian dapat dipulihkan. Tahun ini orang shio anjing akan lebih tegar dan kuat karena belajar dari pengalaman dari tahun sebelumnya. Ini merupakan tahun perubahan. Jika bisa bersabar keberuntungan akan semakin membaik.

RAMALAN ORANG SHIO BABI  DI TAHUN 2018
Pada tahun anjing, bagi orang shio babi akan mengalami keresahan. Berbagai masalah timbul, seperti di tempat kerja di rumah dan dengan kolega. Tahun ini orang shio babi harus banyak-banyak bersabar.

WARNING.........
Terlepas dari semua itu, apa yang dipaparkan di sini hanyalah semata-mata ramalan dan belum tentu terbukti kebenarannya.