Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

GOOGLE TRANSLATE....

Saturday, February 17, 2018

Aku Adalah Diri Manusia Yang Sebenar-benarnya Diri Paling Dalam..


AKU ALLAH MAHA PENCIPTA DAN AKU DALAM DIRI MANUSIA. Yang saya bahas disini adalah AKU YANG SEBENARNYA DALAM DIRI MANUSIA YANG MEMILIKI SIFAT-SIFAT ALLAH.


AKU....

Siapa AKU ..

Perlukah kita mencari AKU...

Pentingnya AKU Dalam Diri Manusia...
“Aku Dalam Diri Manusia”

DAN AKU DALAM DIRI MANUSIA SEBAGAI UTUSAN ALLAH.

AKU adalah diri yang sebenar-benar diri (diri sejati).

AKU adalah ROHULLAH yang datangnya dari DZatullah.

Menyatakan akan Ujudullah.....

AKU lah yang dinamakan AMAR ROBBI Yaitu urusan Tuhan.

AKU yang hidup datangnya dari Yang Maha Hidup yang bersifat ghaib yang datang dari Yang Maha Ghaib. Tatkala DZatul Haq ingin menyatakan akan diri-Nya maka DIA (DZatul Haq) mentajallikan akan Nur-Nya yang dinamakan kini Rohullah atau AKU. Kini AKUlah yang nyata dan AKU merupakan sifat-Nya.


BadanManusia itu bila uraikan ada beberapa tingkatan:

Kita lihat Jasad manusia, di dalam jasad ada Hati,

Di dalam hati Ada ROH atau RUH,

Di dalam ROH ada NYAWA,

Di dalam ROH juga ada RASA,

Di dalam RASA ada ROH KUDUS atau Hati Nurani,

Di dalam ROH KUDUS ada NUR ALLAH

Di dalam NUR ALLAH ada RAHASIA ALLAH

Di dalam RAHASIA ALLAH ada “ AKU”



Jadi Aku alamnya paling ghaib atau paling dalam, lebih dalam dari alam bathin manusia. Dalam Budaya Jawa, Aku itu biasa di sebut guru sejati. Aku itu sebagai pembibing roh manusia menuju kebenaran. Dan sebagai sumber kesucian karena Aku memancarkan rasa suci yang abadi dan energi suci yang abadi, yang di gunakan untuk taat pada Allah dan berbuat baik di alam dunia.


Jiwa dan Nafs perlu didampingi dan diperkuat Aku yang memancarkan energi suci dan rasa suci supaya tidak dapat dikalahkan oleh Nafsu yang datang dari jasad manusia. Jika Jiwa dan Nafs manusia sudah tunduk dan patuh pada Nafsu yang datang dari Jasad maka akan mengubah karakter manusia menjadi jahat.


Cara paling cepat supaya Aku yang memiliki energi suci dan rasa suci medampingi kita ialah berpuasa dalam waktu yang lama dan taat pada agamanya serta banyak berbuat baik. Nanti Aku itu akan datang sendiri ke kita.

Dan jangan kaget bila bertemu dengan Aku, karena wajahnya sama dengan kita TAPI BADANNYA LEHER KE BAWAH BERCAHAYA SANGAT TERANG DAN SEJUK, BADANNYA SANGAT BENING LENTUR SEPERTI AIR TAPI BUKAN AIR.


Aku itu mengirim getaran-getaran kebenaran dan kesucian di sampaikan kepada Hati Nurani, dari hati nurani lalu di sampaikan ke kita tentang permasalan yang hadapi untuk jalan hidup di jalan yang benar, bisa juga getaran-getaran untuk pebuatan yang benar, baik dan suci.


Bisa juga kita bertanya tentang kebenaran, kebaikan dan kesucian dalam hati kita sendiri, Lalu muncul atau timbul dari hati nurani jawaban dari pertanyaan kita. Itu sebenarnya yang menjadi nara sumber adalah Aku yang memiliki energi suci dan rasa suci.


Aku yang memiliki energi suci dan rasa suci atau guru sejati layak dipercaya sebagai nara sumber kebenaran dalam hati kita, karena ia bersifat teguh tak pernah berubah dan memiliki sifat-sifat Tuhan.