Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Doa Hamba Allah

GOOGLE TRANSLATE....

Wednesday, February 28, 2018

SIAPA MUHAMMAD RASULULLAH Dan Nabi Muhammad SAW ?


Pertanyaan ini dibahas dalam tingkatan Ilmu Makrifatullah. Awalluddin Makrifatullah. (Awal beragama itu Mengenal Allah). Jadi diuraiakan dalam tingkatan Hakikatun. Makanya jawaban pertanyaan ini yang akan di berikan adalah jawaban alam  Makrifat. karena apa ? karena sudah banyak di luar, Surau, Masjid, Radio, Tv, dan Buku yang menceritakan tentang Ilmu Syariat. 


Jadi, marilah kita semua belajar supaya Kenal Ilmu Makrifatullah pula. Karena Ilmu Makrifatullah itu juga adalah Fardhu Ain ( Wajib  ) kepada semua Muslim untuk mempelajarinya. Ilmu ini adalah Ilmu awal-awal. Ilmu ini adalah Ilmu yang Nabi Muhammad s.a.w. Dakwah selama 13 tahun. 


Di dalam agama Islam Ilmu itu terbagi kepada 4 TINGKATAN ILMU : Ilmu Syariat, Tarikat, Hakikat, Makrifat. Dalam empat tingkatan Ilmu itu terbagi . Yang dikatakan Syariat dan Tarikat itu adalah Ilmu Syariatin. Yang dikatakan Hakikat dan Makrifat itu adalah Ilmu Hakikatun. Jadi, Ilmu Islam terbahagi kepada 2 = Syariatin dan Hakikatun. 


Syariatin itu seumpama Kulit. Hakikatun itu seumpama Isi. Setelah mengetahui Kulit itu apa, kita mestinya harus ingin tahu dan kenal dengan Isinya pula. Di sini, menjelaskan Ilmu Makrifat. Yang kita hendak pelajari tentang pertanyaan di atas, Siapakah Muhammad Rasulullah dan Nabi Muhammad SAW ?

JAWABANNYA SILAHKAN MENYIMPULKAN BUKTI DI BAWAH INI

Buktinya / Dalilnya adalah : 

1) Nabi Muhammad itu sendiri bersyahadah "Anna Muhammad Rasulullah" (bahwasanya Muhammad itu Pesuruh Allah). Muhammad yang mana ? bukankah Muhammad itu nama Nabi Muhammad saw. Kenapa Nabi Muhammad tidak bersyahadah saja "ANA Muhammad Rasulullah" (Aku Muhammad Pesuruh Allah) Kenapa.. ? coba beri jawaban ? coba berpikir ? Beruntunglah orang-orang yang berfikir ! 



2) Sedangkan Nabi Adam manusia yang pertama di ciptakan oleh Allah. Bilamana Nabi Adam buka mata saja, Dia nampak Muhammad Rasulullah. adakah itu Nabi Muhammad SAW yang kita tahu selama ini ? sedangkan Nabi Muhammad belum lahir lagi pada masa itu atau jaman Nabi Adam ! Jadi.. Siapakah Muhammad Rasulullah ? coba pikir.. coba beri jawaban..? 


3) Kisah Uwais Al Qarni. Pada satu hari, sebelum kewafatan Nabi Muhammad s.a.w., Nabi berpesan kepada Sayidina Umar dan Sayidina Ali.. carilah seorang lelaki yang bernama Uwais Al Qarni, dan yang akan menjadi Penghulu atau Raja di Syurga nanti. Berikanlah Jubah Aku (Nabi) sebagai tanda pelantikan Uwais Al Qarni. Lelakinya adalah seorang yang berpenyakit sopak di seluruh tubuh badannya, yakni sejenis penyakit kulit sehingga tidak sukai banyak orang. Dia dari Kabilah Yaman. 


Lalu betapa terkejutnya Sayidina Umar dan Ali mendengar pesanan Nabi itu, sedangkan mereka adalah sahabat 4 Nabi. kenapa mereka tidak dapat jadi Raja di Syurga ? adakah Uwais Al Qarni itu hebat orangnya. ? berapa kenalkah dia dengan Nabi Muhammad. ? Sedangkan Aku ini menantunya Nabi s.a.w. ? (Sayidina Ali). makanya Sayidina Umar dan Ali pun taati wasiat Nabi itu. dan menunggu kedatangan Kabilah dari Yaman yang mengerjakan Ibadah Haji. 


Tunggu punya Tunggu dan di tunggu-tunggu tidak muncul-muncul Uwais Al Qarni. Akhir sampai 10 kali Haji (sama dengan 10 Tahun), barulah mereka berjumpa seorang lelaki dari kabilah Yaman seperti yang Nabi pesan itu. Pada mulanya Uwais Al Qarni tidak mengaku dia Uwais Al Qarni. Berkali-kali Sayidina Umar dan Ali tanya, akhirnya Uwais Al Qarni mengaku dialah orang yang mereka cari-cari setelah 10 tahun kewafatan Nabi Muhammad s.a.w..

Makanya Sayidina Umar dan Ali menyerahkan Jubah Nabi s.a.w. sebagai tanda pelantikan Uwais Al Qarni itu adalah Penghulu atau Raja di Syurga. Dengan berkata "Wahai Uwais Al Qarni, yang akan menjadi Penghulu atau Raja di Syurga, inilah Jubah Muhammad Rasulullah yg beliau suruh kami serahkan kepada engkau".

Sayidina Ali pula bertanya.” Wahai Uwais Al Qarni, amalan apa yang telah menjadikan engkau sebagai Penghulu / Raja di Syurga... sedangkan kami ini adalah sahabat 4 Muhammad Rasulullah “ ? 

Setelah mendengar kata-kata sahabat Nabi, lalu Uwais Al Qarnipun menjawab: “sesungguhnya Kamu semua tidak KENAL atau tidak pernah nampak MUHAMMAD RASULULLAH “... Betapa marahnya sahabat-sahabat Nabi yg ada di situ. Berkali-kali Uwais Al Qarni berkata “sesungguhnya Kamu semua tidak KENAL atau tidak pernah nampak MUHAMMAD RASULULLAH “...

Sedangkan mereka (sahabat Nabi) hidup bersama Nabi, Berperang bersama Nabi, Belajar Bersama Nabi..Sehinggalah bila Sayidina Ali teringat dan berkata yang Dia pernah nampak MUHAMMAD RASULULLAH hanya satu kali saja.

Lalu Uwais Al Qarni pun tak puas Hati. Dia pun menyuruh Sayidina Ali Buktikan atau Menceritakan bila Sayidina Ali nampak atau melihat MUHAMMAD RASULULLAH ? Makanya Sayidina Ali pun menceritakan peristiwa itu... 


Sayidina Ali Bercerita “ Pada sesuatu hari... Nabi Muhammad hendak mencuci Kaabah, Lalu Beliau mengajak Aku (Saidina Ali) dan Bilal Bin Rabah ke Kaabah. Setelah sampai ke Kaabah Nabi Muhammad pun menyuruh Bilal Bin Rabah duduk dan hendak berdiri di atas Bahu Bilal karena Nabi hendak memanjat dan mencuci Kaabah. Di sebabkan Bilal Bin Rabah badannya tidak sebesar / segagah Aku (Sayidina Ali). Makanya Nabi pun memanjat / Berdiri di atas BahuKu.

Saat Nabi Muhammad SAW sudah berdiri di atas BahuKu. Lalu Aku pun mendongakkan kepala ke atas (ingin melihat Nabi). Maka yang Aku lihat ketika mendongakkan kepala ke atas adalah Bukan Nabi Muhammad SAW,  Tetapi MUHAMMAD RASULULLAH.....


Mendengar peristiwa Sayidina Ali itu lalu Uwais Al Qarni pun membenarkan peristiwa itu "Benar itulah Muhammad Rasulullah" Jadi, Siapakah yang Sayidina Ali lihat sebenarnya ? Siapakah MUHAMMAD RASULULLAH ? siapa dan siapa ? coba jawab.? 


4) Nabi Muhammad Bersabda : “ Adam Abul Basyar, Muhammad Abul Arwah artinya Adam BAPA sekalian Manusia, Muhammad BAPA sekalian ROH. Muhammad yang mana yang dimaksudkan Nabi Muhammad saw ???
Adakah diri Nabi sendiri yang di maksudkan..? Jika diri Nabi, bolehkah Nabi mentajalikan ROH ? coba fikir.. coba jawab..masih tidak nampak lagi jawapannya ? 

5) Pada suatu hari sahabat bertanya : "Siapakah Engkau sebenarnya ya Muhammad ?" lalu Nabi S.A.W. pun menjawab : "AKULah AHMAD Bilah MIM !!" [maksudnya akulah AHMAD Tanpa Huruf MIM = ????]

(If you know what i mean). Sudah nampak jawabannya ??? BerUntunglah orang orang yang BerFikir. mungkin sudah nampak jawabannya dan tersenyum lebar. mungkin masih dalam kebingungan atau mungkin tidak faham langsung. 
Sesungguhnya yang memberi Faham itu adalah Allah bukannya hamba. Jadi, pelajarilah Ilmu Makrifat. Sebaiknya JANGAN berkata tentang Ilmu Syariat (XYZ), jika Ilmu Makrifat (ABC) pun tidak tahu atau tidak faham !!! 

Barangsiapa yang mengucap dan membaca satu kali sebenar-benarnya 2 Kalimah Syahadah dengan sempurna (mengenal makrifatnya) maka Haram baginya Neraka Dari DIA kepada DIA.